Sotoy Review: Biografi Lengkap Umar bin Khattab RA oleh Abdul Syukur Al-Azizi

Februari 16, 2026
Saya membeli buku ini pada libur awal tahun lalu di TM Bookstore, DMall. Buku ini secara tidak sengaja melintas di pandangan saya ketika menemani Dhila membeli perlengkapan kuliah yang ia butuhkan. Kebetulan, saat itu saya memang sedang mencari literatur tentang Amirul Mukminin, Umar bin Khattab RA, untuk keperluan studi.




Ketika melihat buku ini, saya langsung tertarik karena ketebalannya memberi kesan bahwa isinya cukup komprehensif. Saya juga tidak mencari tahu lebih jauh mengenai latar belakang penulisnya. Nama “Abdul Syukur Al-Azizi” yang terdengar seperti nama Arab membuat saya berasumsi bahwa penulisnya adalah seorang scholar dari jazirah Arab. Tanpa pikir panjang, langsung saya checkout. Setelah mulai membaca, barulah saya menyadari bahwa penulisnya ternyata berasal dari Indonesia.


Secara sistematika, buku ini bisa dibilang cukup akademis namun tetap menggunakan bahasa yang populer dan mudah dipahami. Penulis mencantumkan daftar referensi yang digunakan, dan sebagian besar rujukan tersebut berasal dari karya-karya yang kredibel dalam literatur Islam klasik maupun modern.


Namun menurut saya pribadi, meskipun daftar referensinya cukup panjang, eksplorasi terhadap sumber-sumber yang lebih mendalam dan mungkin belum banyak diketahui publik masih bisa ditingkatkan. Buku ini terasa lebih sebagai kompilasi narasi populer yang dirapikan secara sistematis, bukan sebagai eksplorasi kritis terhadap berbagai riwayat yang ada.


Saya sendiri sudah beberapa kali mengikuti kajian sirah sahabat, khususnya tentang Umar bin Khattab RA. Banyak di antaranya saya dengarkan melalui YouTube, terutama dari kajian yang disampaikan oleh Ustadz Salim A Fillah, Ustadz Khalid Basalamah, dan Ustadz Syafiq Riza Basalamah.


Karena itu, ekspektasi saya terhadap buku ini cukup tinggi. Saya berharap menemukan kisah atau sudut pandang baru yang mungkin belum tersampaikan dalam kajian-kajian tersebut, mengingat keterbatasan waktu dalam forum pengajian.


Buku ini tidak ditulis secara kronologis penuh dari kelahiran hingga wafatnya Sayyidina Umar bin Khattab RA. Struktur penulisannya dibagi menjadi lima bab besar:

1. Nasab dan latar belakang keluarga beliau
2. Proses masuk Islam
3. Kepemimpinan beliau sebagai penerus Abu Bakar Ash-Shiddiq RA
4. Peran dan jasa beliau dalam bidang politik, ekonomi, dan intelektual
5. Keutamaan dan kepribadian beliau


Pendekatan tematik seperti ini sebenarnya menarik, tetapi membuat alur bacaan terasa tidak sepenuhnya mengalir. Ada beberapa kisah yang muncul kembali di bab berbeda karena memang relevan dengan tema yang sedang dibahas.


Jujuur. saya tidak mendapatkan banyak informasi baru tentang biografi Umar RA secara umum. Sebagian besar kisah yang disampaikan sudah cukup familiar bagi saya.


Namun, pembahasan tentang kebijakan ekonomi beliau terasa cukup kaya dan relatif “fresh”. Penjelasan mengenai tata kelola baitul mal, pengaturan gaji tentara, distribusi harta rampasan perang, serta prinsip keadilan sosial yang beliau terapkan cukup menjawab rasa ingin tahu saya tentang bagaimana sistem ekonomi Islam dipraktikkan secara konkret pada masa Khulafaur Rasyidin.


Di sisi lain, saya sedikit terganggu dengan beberapa pengulangan cerita di bab yang berbeda. Misalnya, kisah-kisah keutamaan Umar RA yang telah muncul di bab sebelumnya kembali dibahas di bab akhir. Saya memahami bahwa pengulangan ini mungkin dimaksudkan untuk penekanan hikmah. Namun untuk sebuah buku biografi, repetisi seperti ini terasa sedikit mengurangi kenyamanan membaca.


Menurut saya, buku ini sangat cocok dibaca secara kasual — misalnya saat perjalanan atau mengisi waktu luang. Bahasanya ringan, tidak terlalu berat, dan tetap memberikan gambaran menyeluruh tentang sosok Umar bin Khattab RA.


Namun jika dijadikan referensi akademik yang benar-benar mendalam dan analitis, pembaca mungkin perlu mencari literatur tambahan yang lebih komprehensif dan kritis terhadap sumber-sumber sejarah.


Penilaian Akhir


Buku ini baik, rapi, dan enak dibaca. Namun untuk pembaca yang sudah cukup sering mengikuti kajian sirah atau membaca literatur klasik, mungkin tidak akan menemukan terlalu banyak hal baru — kecuali pada beberapa bagian kebijakan ekonomi yang memang cukup menarik.


Dengan segala hormat kepada penulis, saya rasa  3,5 dari 5 bintang adalah penilaian yang cukup adil untuk buku ini.


Btw buku nya juga belum ada di goodreads.com, jadi reviu nya langsung di blog ini aja.





Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.