New Chapter

Maret 13, 2026
Bertepatan dengan penyematan Lencana Karya Satya pada  Januari lalu, saya juga memulai satu babak baru dalam perjalanan karier saya di Kementerian ESDM.


Seperti yang teman-teman ketahui, Direktorat Aneka EBT resmi berubah menjadi dua unit direktorat, yaitu Direktorat Energi Baru dan Direktorat Energi Terbarukan. Perubahan ini efektif ketika Direktur Aneka EBT terakhir, Ibu Feby, dilantik oleh Menteri ESDM menjadi Direktur Perencanaan Ketenagalistrikan Strategis pada akhir November 2025. Pada saat yang bersamaan, Menteri ESDM juga melantik Direktur Energi Baru sebagai bagian dari penataan organisasi yang baru.


Perubahan organisasi ini sebenarnya sudah direncanakan sejak pertengahan 2025, namun baru benar-benar terasa ketika struktur baru mula


i berjalan dan masing-masing direktorat memiliki pimpinan definitif. Direktorat Aneka EBT yang selama ini menjadi rumah kami pun resmi menjadi bagian dari sejarah.


Saya sempat menuliskan cerita tentang hari-hari terakhir di Direktorat Aneka EBT, termasuk penugasan terakhir saya sebagai aide Direktur, pada tulisan sebelumnya di blog ini.


Secara administrasi, saya telah ditugaskan sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda di Direktorat Energi Terbarukan sejak awal Desember 2025. Tugas yang saya jalankan saat itu sebenarnya masih sama seperti sebelumnya, yaitu berkaitan dengan investasi dan kerja sama di bidang energi terbarukan, bidang yang sudah saya tekuni cukup lama sejak awal bergabung di ESDM.


Namun pada 13 Januari, bersamaan dengan penyematan Lencana Karya Satya, saya juga dikukuhkan sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda dengan peran sebagai Subkoordinator Pengawasan Usaha Energi Terbarukan.


Bagi saya pribadi, momen ini menjadi penanda berakhirnya satu fase yang cukup panjang. Lebih dari sepuluh tahun saya berkutat dengan urusan investasi dan kerja sama di bidang aneka energi terbarukan. Banyak sekali pengalaman, tantangan, dan pelajaran yang saya dapatkan selama masa itu. Dari menyiapkan bahan presentasi, mendampingi pimpinan, berdiskusi dengan investor, sampai ikut mendorong berbagai inisiatif pengembangan energi terbarukan di Indonesia.


Peran baru ini tentu berbeda. Ruang lingkupnya tidak lagi sama, ritmenya juga tidak persis seperti sebelumnya. Tapi di sisi lain, saya merasa inilah bagian dari proses yang memang harus dijalani.


Sejak pertama kali diterima di ESDM, saya selalu punya mimpi sederhana: bisa ikut berkontribusi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia, dengan peran apa pun yang diberikan. Dan dengan posisi baru ini, saya tetap ingin menjaga mimpi itu tetap hidup.


Babak boleh berganti, unit kerja boleh berubah, tapi tujuan besar yang dulu membuat saya memilih jalan ini masih sama.



Semoga tetap bisa memberi arti, sekecil apa pun itu.


Foto hanya pemanis postingan



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.