ACLS di Bandung

Maret 10, 2020
Setelah selesai internsip, saya memiliki beberapa rencana. Salah satunya adalah mengikuti pelatihan Advanced Cardiac Life Support  atau ACLS sebagai modal untuk melamar kerja nanti. Berhubung saya sudah pindah ke Bandung, mau ngga mau saya ikut ACLS di Bandung walau kemungkinan saya ngga kenal satupun dari semua peserta yang ada. Agak was-was sih karena saya tipe orang yang suka belajar kelompok. Sempat ngga yakin juga kira-kira bisa ngga ya sendirian?

Untuk di Bandung sendiri, berdasarkan info yang saya dapat ada beberapa lokasi ACLS diantaranya ACLS di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), di Universitas Jenderah Achmad Yani (UNJANI) dan di Universitas Maranatha. Saya ikut yang di RSHS karena waktu daftar yang saya tahu cuma ada disana. ACLS di RSHS diselenggarakan oleh parameter.id. Jadwal dan mekanisme pendaftaran semua sudah ada di website parameter. Jadi ngga perlu repot-repot tanya CP. Hehe. Saya daftar ACLS di bulan Januari untuk ACLS tanggal 21-23 Februari 2020. Tapi, karena yang daftar ternyata banyak banget, saya dipindah ke ACLS Februari Jilid II yaitu tanggal 24-26 Februari. Alhamdulillah, masih di bulan yang sama. Untuk ACLS di tahun 2020 harganya sudah naik se-Indonesia. Kemarin saya bayar 3.250.000, sebelumnya saya tanya teman yang di Padang ternyata biaya pelatihan disana jauh lebih mahal dong, jadi 3.750.000. 


Nah, karena saya ngga punya teman seperjuangan untuk ikut ACLS setelah daftar saya langsung tanya apa buku modul sudah bisa dikirim? Ternyata buku modul baru tersedia 2-3 minggu sebelum pelatihan. Tepat 2 minggu sebelum pelatihan, buku modul sudah di tangan saya. Buku modul ini bisa diantar ke alamat masing-masing dengan biaya pengiriman di tanggung peserta atau kita jemput sendiri di Padma Tours yang beralamat di Jl. Sejahtera No.25, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung. Setelah menerima buku modul, saya langsung segera start belajar. Ada beberapa tips nih dari saya:

1. Baca semua modul dai depan sampai belakang, jangan ada satu halaman pun yang ketinggalan
2. Hafal mati semua algoritma
3. Kerjakan soal pretest dengan sungguh-sungguh
4. Nonton youtube megacode ACLS. Ini membantu banget biar tahu kondisi simulasinya gimana. 
Berikut beberapa channel youtube yang menurut saya sangat membantu: 

Setelah semua persiapan di atas, datanglah hari-H pelatihan. Lokasi pelatihan di RS Pendidikan Unpad di gedung eyckman lantai 6. Sebelumnya kita sudah diinfokan melaui whatsapp jika peserta diharuskan berkumpul pukul 07.00 dan diharapkan datang 15 menit sebelumnya. Saya datang jam 7 kurang dan masih sepi. Hehe. Setelah registrasi kita diminta masuk ke ruangan. Di masing-masing kursi sudah dibagikan satu goodie bag, satu tas parasut perki, satu mouth piece, satu buku catatan dan pulpen.


Agenda pertama dari hari adalah materi mengenain Basic Life Support yang terdiri dari BHD dewasa, AED, RJP anak dan bayi, Chocking  dewasa, anak dan bayi. Lanjut coffee break dan praktek dari semua materi tersebut. Setelahnya dilanjutkan dengan post test BLS dan pre test ACLS. Setelah ishoma kita dapat materi lagi mengenai EKG, perawatan pasca henti jantung, defibrilasi dan tatalaksana jalan nafas beserta prakteknya. Kita nyobain satu persatu sampai bisa. Alhasil, pelatihan hari pertama berlangsung sampai magrib. 

Hari ke-2, pagi-pagi masih diisi materi terlebih dahulu. Materi hari ke-2 mengenai hipotensi, shock, edema paru, farmakologi, takikardi, bradikardi dan VT/VF, PEA, asistole. Setelah ishoma agenda berikutnya adalah praktek megacode. Kita dibagi-bagi menjadi 6 kelompok yang satu kelompoknya terdiri dari 5 orang. Disini nih kalau ada salah siap-siap terkaget-kaget karena bakal dibentak. Hehe. Pas giliran saya lumayan lancar, tapi pas udah mau selesai ada bikin salah satu. Dokternya bilang, "kamu baru aja mau saya puji". Hehe. Tapi dapet ilmunya banyak banget. Dokternya juga ngasih soal dari contoh-contoh kejadian yang terjadi di RS dia praktek. 

Hari ke-3 adalah ujian. Pagi hari ujian post test ACLS, sama seperti pre test ujiannya terdiri dari 25 soal yang ditayangkan di slide. Per slide ada waktu untuk mikir 1 menit sebelum slide berikutnya tampil. Nilai minimal 75, kalau kurang ada remednya. Tapi saya ngga tau remednya kayak apa karena Alhamdulillah ngga remed.

Setelah ujian tulis dilanjutkan ujian megacode. Penguji kami memberi kesempatan bikin salah 5, kalau udah 5 kali bikin kesalahan maka harus remed. Giliranku lumayan lancar, tapi ada salah 2 kali tapi bukan kesalahan yang fatal *membela diri *

Sebelum zuhur ujian sudah selesai, setelah ishoma kita kumpul lagi semuanya buat pengumuman. Alhamdulillah lulus semua, Disini juga diumumkan post test BLS terbaik, pre test ACLS terbaik dan post test ACLS terbaik. Saya dapat post test ACLS terbaik. Alhamdulillah. Hadiahnya foto bareng instruktur sekaligus penguji.


Terakhir, foto bersama tentunya.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.